Posted on

Hi teman.

And i dunno why, aku hanya mengingat suatu pernyataan temanku.

“Sekalinya lu nemu orang yang ada kesamaan sama lu sal, pasti udah lu anggep cocok dan akhirnya deket sama lo.” ma friend

Ya, dan memang begitu. Bisa dibilang aku penganut faham ikutin “feeling”, nyaman terusin nggak cocok tinggalin. Walaupun, terkadang aku hanya judge from tha cover, from tha writing, from tha speaking, or anything that i think so do what i feeling.

Pertamanya ngobrol dikit, then mulai antusias dan akhirnya kita deket. Dan adakalanya aku bosan dan meninggalkannya. Jahat ya? temanku yang lebih jahat banyak kok.

Organisasi, Agama, Idolling, terlalu banyak aspek kehidupan. And i feel like i hate being normal, and i hate all who being normal. Then, ketika i found someone yang sepikiran dan “nggak normal”, akan aku anggep sejalan dan ya we’ll be just close friend.

Dan satu lagi, ketika ada seseorang yang bukan temanku, maksudku dia aku nggak kenal. Besar kemungkinan aku akan benci padanya *evillaugh*. Aku akui mungkin iri, mungkin lain-lain. Tapi sungguh, I judge the book by the cover, and what can i look. So, if i just judging u, sorry. *hellyeah*

Temanku banyak ya, yang munafik uh lebih banyak lagi.
IMG_0843

Advertisements

About astsalisal

@astsalisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s